By | April 24, 2016

Di blog ini saya beberapa kali menulis dengan tema Bahasa Indonesia. Pernah ada judul Bukan Shalat Atau Solat, Kata-kata Berakhiran Bunyi “am”, dan Penyakit Menular Sok Inggris Dalam Bahasa Indonesia (Tulisan Remy Sylado). Semuanya bertema Bahasa Indonesia.

Memang belum lama ini, Bahasa Indonesia menjadi menarik dipelajari. Dulu, saya pernah belajar Bahasa Arab (karena saya anak pesantren) dan Bahasa Inggris (karena saya anak kuliahan) dengan antusias. Selama masa itu, mempelajari Bahasa Indonesia tidak menarik minat saya. Cuma baru-baru ini saja saya jadi tergugah belajar Bahasa Indonesia.

Bersamaan dengan ketertarikan itu, saya bertekad agar blog saya patuh pada tata aturan Bahasa Indonesia. Pernah saya ceritakan itikad itu di sebuah tulisan, judulnya Blog: Bahasa Indonesia.

Belajar Bahasa Indonesia itu susah-susah gampang. Ia membutuhkan referensi juga, sama seperti mempelajari bahasa lain. Untungnya, di jagat maya ada banyak orang yang menyediakan refrensi itu. Dulu saya pernah menyebut beberapa, yakni Rubrik Bahasa, Badan Bahasa, Forum Bahasa Media Massa, dan Lidah Ibu. Empat refrensi ini sangat bermanfaat sekali.

Sekarang, refrensi saya resmi bertambah satu biji: Rubrik Tabik di www.Beritagar.id. Rubrik ini diampu oleh Ivan Lanin yang sangat berdedikasi terhadap Bahasa Indonesia. Biar lebih enak belajarnya, perlu juga mengikut akun twitternya: @ivanlanin.

Di luar sana, tentu masih banyak lagi refrensi untuk belajar Bahasa Indonesia. Rekan-rekan barangkali punya usulan?[]

9 Replies to “Referensi Baru Belajar Bahasa Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *