By | Juli 15, 2016

Barusan lihat ciutan Pak Fadjroel Rachman @fadjroeL ini. Di situ ada gambar yang sangat bermanfaat agar kita lebih cerdas bermedia. Ini dia gambarnya:

Saat-Kamu-Dapat-Berita

Di bawah sebelah kiri, terdapat gambar buku berjudul Fikih Jurnalistik. Agak sulit membaca siapa pengarangnya, sebab tulisannya terlalu kecil. Lalu, setelah blusukan di Google, saya menemukan buku itu dikarang oleh seseorang bernama Faris Khoirul Anam.

Judul itu menarik sebab menyandingkan antara jurnalisme dengan kata Ilmu FikihSelintas, dua kata itu tidak berhubungan—atau lebih pasnya belum lazim kita hubungkan. Namun, sudah barang tentu dua kata itu sangat berhubungan dan sudah selayaknya disebarkan apa dan bagaimana hubungannya.

Pengarangnya, Faris Khoirul Anam, lebih dikenal sebagai ahli fikih ketimbang jurnalis. Hasil blusukan saya menemukan bahwa dia punya situs web: fariskhoirulanam.com. Dari laman webnya kita mafhum bahwa pengetahuannya tentang fikih memang jagoan.


difference

Hampir di waktu bersamaan, saya membaca komik daring hasil garapan The Muslim Show yang masih selalu update di laman FB-nya. Temanya berkaitan, kira-kira kalau dikasih judul juga bernuansa Fikih Jurnalistik. Judulnya “A BIG difference.”

Ada perbedaan antara menasehati dan menyerang, memberi peringatan dan menghancurkan, demikian tertulis di komik itu. Lalu masing-masing dikasih ilustrasi yang sangat ciamik dan mengena.

Tidak lain dan tidak bukan, komik ini mengajak para pengguna internet agar lebih cerdas bergentayangan di ranah maya.[]

9 Replies to “Fikih Jurnalistik: Saat Kamu Dapat Berita”

  1. abdurrofik92

    Oooww.. Ini Ustad Faris Asli Lumajang niku, geh? Masih kerabatnya udin dan teman seperjuangannya Gus. Makruf Di Aswaja Center.

    Reply
    1. mhilal Post author

      Betul. Ustaz Faris memang kelahiran lumajang dan skrg aktif di aswaja center 🙅🙆

      Reply
  2. Pingback: Etika Jurnalisme Untuk Narablog | Kurusetra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *