Jurnal Mlangi #4

Jurnal Mlangi edisi 4 telah terbit, setelah selama lebih setahun sempat vakuum. Tema yang diangkat kali ini adalah Menggagas Paradigma Keilmuan dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Perspektif Mlangi

Binatangisme

Membaca Binatangisme membuatku pening tujuh keliling. Hal itu bukan karena buku itu sulit dipahami. Sekali-kali bukan! Melainkan karena isinya sangat terang benderang, seterang matahari di siang bolong. Dan di situlah persoalannya. George Orwell mengolah jalan ceritanya seperti bertutur tentang masa kelam yang…Read More »

Ngopi Berkualitas Di Kafe WD

Sudah kubilang berkali-kali, adanya warung kopi berkualitas di daerahmu adalah anugerah. Di tempat seperti itulah hidupmu akan terasa berguna, asal tepat menjalaninya. Di tempatku, di bilangan Kabupaten Malang bagian selatan, tepatnya Gondanglegi, sudah ada beberapa warung kopi yang menurutku berkualitas. Di antara…Read More »

Tanwin Dalam Fi’il

Aih, inilah akibatnya kalau malas baca Alquran. Sekali ketemu hal baru, langsung kelagapan. Hal baru itu: tanwin dalam fi‘il (kata kerja). Dalam ilmu Nahwu, tidak ada ceritanya tanwin dalam fi‘il. Setiap kata yang bertanwin, bisa dipastikan itu pasti isim (kata benda). Sebuah…Read More »

Membaca Mahbub Atau Orwell

Baru saja selesai menghabiskan Novel Hujan Bulan Juni, kini saatnya menyantap George Orwell, Animal Farm. Dua buku itu saya pinjam dari Jhon, satu di antara secuil lelaki skripsi yang sedang menyintas status kemahasiswaannya. Saking terkenalnya, di dalam Bahasa Indonesia novel ini sudah…Read More »

Berkunjung Ke Rumah Mahrus, Ngopi Hingga Mampus

Sudah lama sekali ingin bertandang ke rumahnya, baru kini kesampaian. Akhirnya, tempat tinggal penulis novel “Mafia Three in One” ini aku kunjungi juga. Saya berangkat naik motor ke sana. Tiga begundal: Sahrul, Rohim dan Rofik, menyusul dengan mobil. Di rumah ini kami…Read More »

Hari Kartini

Maafkanlah, Kartini, setiap 21 April aku tak bisa merayakanmu. Sebab jujur, aku belum membaca surat-suratmu yang terkenal itu. Aku seorang lelaki, tapi izinkan aku merayakan Hari Perempuan Nasional ini, hari kelahiranmu. Dan tidak seperti seperti gaya kebanyakan orang, aku ingin merayakannya dengan…Read More »

Monumen Gondanglegi

Di Gondanglegi, di ujung Timur Jl. Kiai Ahmad Dahlan, ada sebuah monumen yang agak terlantar. Betul, agak terlantar karena seperti teronggok di situ tanpa ada yang peduli. Orang-orang berlalu lalang di situ tanpa menoleh padanya sedetikpun. Saya mampir ke sana (8 April…Read More »